Bulan November kali ini cukup menguras tenaga, ditambah dengan
cuaca yang tak menentu, dengan hujan yang cukup awet ditiap harinya. Sebagai
seorang Treasure Maker (Fandom Treasure), November kali ini cukup membuat luka
yang mendalam. Mei lalu dua member Treasure, Yedam dan Mashiho dikabarkan
hiatus, sedangkan pada bulan Oktober Treasure comeback dengan lagu barunya
Hello. Para penggemar cukup kecewa. Begitupun aku, sekitar tiga harian setelah
pengumuman itu setiap malam mataku basah, bingung harus melampiaskan dimana.
Bagaimana tidak ?, baru jalan tiga bulan setelah memutuskan menjadi teume harus
diberi kabar seperti itu. Yedam dengan alasan belajar musik, dan Mashiho dengan
alasan sakit. Saat itu begitu banyak spekulasi yang muncul, Cio sakit apa ?,
ciderakah ?, mental health issue kah?, spekulasi ini muncul, karena Mashiho
merupakan salah satu member yang cukup ceria dan menjadi moodbooster bagi
member lainnya. Banyak moment Treasure yang akhirnya tidak ada Mashiho dan
Yedam. Part mereka akhirnya mau tidak mau harus digantikan member lainnya.
Apalagi Yedam adalah main vocal Treasure, dimana partnya cukup banyak, dengan
high note yang cukup tinggi pula. Setelah jalan sekitar 5 bulan, tepatnya 8
November lalu, satu bulan setelah comeback Hello dan empat hari sebelum konser
di Seoul, YG Entertaiment mengumumkan bahwa Mashiho dan Yedam dinyatakan
keluar. Mashiho dengan alasan sakit dan Yedam yang ingin menjadi produser.
Jujur saja, ketika kabar ini muncul, rasanya cukup menyesakkan. Sejak Mei lalu
aku selalu mengatakan bahwa mereka akan Kembali dan Cio semoga segera sembuh.
Namun harapan ini mendadak pupus. Saat itu aku sedang berada di luar, dan tidak
memungkinkan aku menangis dengan banyak orang di sekitarku. Hingga akhirnya
sore aku sampai rumah, dan menangis sejadi-jadinya.
Mungkin bagi Sebagian orang ini mungkin lebay dan alay, tapi jujur
saja, aku sedang ingin egois sekarang, tanpa memedulikan perkataan orang
lain. Percaya atau tidak, aku menulis
ini pun dengan mata basah. Ketika kabar ini muncul seolah-olah bangunan depan
rumahku yang ditinggali Mashiho hancur berkeping-keping dengan pemiliknya yang
pergi entah kemana. Perasaan serupa pernah kualami dulu saat ditinggalkan oleh
seseorang tanpa pamit, namun saat ini runtuhan bangunannya sudah kubersihkan.
Hari itu, aku bingung mau melakukan apa, mataku sembab, dadaku sesak, kepalaku
pusing, bahkan sampai malam aku masih menangis sejadi-jadinya.
Yedam merupakan member dengan trainee yang cukup lama. Dari kecil
ia sudah menekuni karirnya sebagai seorang penyanyi. Sampai di titik ini pasti
bukanlah hal yang mudah. Keputusannya meninggalkan treasure untuk menjadi
seorang produser, dirasa masih cukup masuk akal, melihat banyak lagunya yang
tak kunjung diloloskan di YG Ent. Tetap saja, Treasure tanpa Yedam bukanlah
harta karun yang sesungguhnya, berlian ini kini retak. Pasalnya suara Yedam
bisa dibilang vocal utama Treasure, sehingga cukup disayangkan. Meski begitu
sebagai penggemar yang baik, semua keputusannya harus kita dukung sepenuhnya.
Kita bukan orang tua yang kemudian seenaknya mengatur hidupnya harus seperti
apa.
Mashiho merupakan salah satu member dengan trainee terlama setelah
Yedam. Sejak umur 4 tahun ia sudah menekuni bidang art tepatnya dancer, hingga
akhirnya berhasil menjadi trainee
di YG Ent, kemudian mengikuti audisi YGTB dan berhasil debut. Perjalanannya
sebagi seorang idol bisa dibilang bukan hal yang mudah, ia sudah banyak
berkerja keras untuk ini. jika dikulik lagi sebenarnya banyak momen dimana
Mashiho terlihat menahan sakit. Saat YGTB pun ia sempat cidera dan tidak berani
melakukan backflip di panggung. Memang untuk urusan vokal, suaranya bisa
dibilang belum sematang yang lain. Tapi untuk keseluruhan Mashiho cukup bagus.
Mashiho sendiri adalah bias setelah empat tahun rehat dari perk-popan. Mashiho
adalah member paling sabar dalam menghadapi kejailan member yang lain,
katakanlah Jihoon. Banyak member yang tak cukup dekat dengannya, karena
keusilannya, dan hanya Mashiho yang sabar dalam menghadapi leadernya. Spekulasi
mengenai Mashiho semakin banyak. Ada yang bilang op melihatnya di Jepang,
baik-baik saja, semakin jelas bahwa jika memang benar Mashiho sakit, maka yang
sakit adalah mentalnya. Terlepas dari itu semua, sebagai penggemar yang baik
tentunya aku bahkan semua Teume harus tetap menghormati keputusannya.
Ada beberapa
hal yang ingin kukatakan jika bertemu dengan Mashiho, Yedam ataupun seluruh
member Treasure.
“Apa kabar
kalian?, tak apa jika ingin menangis, jangan dipendam. Mari kita lewati
bersama-sama. Teruntuk Mashiho semoga kabar sakit itu, kuharap kau cepat
sembuh. untuk Yedam, selamat menjalani kehidupan barumu, kutunggu karyamu
selanjutnya. Untuk para member jika sakit, kumohon jangan tahan itu, kalian
tidak salah, kalian semua sudah berjuangan hingga sampai di titik ini.
Untuk Mashiho
dan Yedam terimakasih sudah berjuang hingga saat ini. alih-alih kuucapkan
selamat tinggal, alangkah baiknya jika kuucapkan terimakasih terhadap kerja
keras kalian. Ketika tahu kalian keluar tanpa ucapan selamat tinggal, rumah
dihadapanku runtuh seketika. Apapun keputusan kalian tetap kudukung apapun yang
terjadi”
Sekarang sudah lewat seminggu sejak kabar keluarnya Mashidam dan
mataku tak kunjung kering, baik-baik kalian semua, jaga Kesehatan, semoga
segera diberi kesembuhan, jika ingin menangis, menangis saja jangan di pendam,
keluarkan semua.
Kau tahu Mashiho rumah yang hancur di depanku, sedang pemiliknya
sedang pergi entah kemana, adalah rumahmu yang sengaja kubuat. Saat ini
kepingannya cukup banyak, dan aku hanya mampu melihatnya dengan tatapan nanar.
Semoga rasa tabah menyelimuti diriku, dengan mengikhlaskanmu dan beranjak
membersihkan kepingan rumah itu.
Terimakasih,
peluk jauh My Treasure.

Komentar
Posting Komentar