Langsung ke konten utama

Postingan

Melihatmu

Wahai dirimu, pria tak dikenal   Di kesekian perjalananku Di kesekian pertemuanku Di kesekian pijakanku   Melihatmu dari letak yang tak terlihat Melihatmu dari letak yang tak pernah kau jamah Melihatmu dari letak yang tak kau anggap Melihatmu dari letak yang begitu jauh Melihatmu dari jarak terbaik yang kubisa Melihatmu dari berbagai kemungkinan dan kebetulan Melihatmu dengan kedipan mata yang begitu cepat  Melihatmu dengan ujung mataku yang sendu        Kembali kuciptakan berbagai kebetulan Mencoba menjumpai beberapa skenario yang mungkin terjadi dan menyiapkan waktu terbaik untuk bertemu denganmu   Yang bisa kulakukan hanya   Melihatmu, Menyaksikan perasaan ini lahir Merasakan setiap detaknya Memvalidasi keberadaan perasaan ini dan merayakannya sendirian                            Sampai jumpa lagi di keti...
Postingan terbaru

Merayakan Kegagalan

Kata gagal sudah tidak asing di telinga kita. Sebuah kata yang sangat dihindari dan ditakuti keberadaannya. Berbagai kata yang sejenis mungkin digunakan untuk menutupi kata gagal itu sendiri. Bagaimana tidak, mengakuinya saja terkadang membuat seseorang merasa kalah dan lemah. Merasa jatuh dan tidak mampu berdiri lagi. Padahal gagal dengan menyerah merupakan dua kata dengan makna yang berbeda. Hari ini aku merayakan kegagalanku. Ya, kini aku merayakannya, dengan sedikit suka cita dan  penuh kekecewaan. Wajar bukan? Beberapa hari lalu aku mendengar podcast Rintik Sedu yang berjudul “sekotak roti dan kegagalannya”. Setelah mendengar itu aku sadar, bahwa kita sudah gagal, namun tidak berani mengakuinya. Bahkan seorang tokoh publik pun pernah gagal, apalagi aku yang baru memulai perjalanan. Biar kuceritakan terlebih dahulu kegagalan yang baru saja kualami. Tepat 11 hari yang lalu, aku gagal mewujudkan rencanaku untuk wisuda bulan November besok. Jangan tanya bagaimana rasa kecewaku. Ha...

Merah Yang Tak Sepenuhnya Marah

31 Agustus 2023 Hari ini hari terakhir di bulan Agustus, tepat empat bulan sebelum 2024. Jangan tanya tentang baik-baik saja, tidak ada yang baik-baik saja di dunia ini. Beberapa harapanku terkubur membuka harapan baru, semoga lebih baik. Bulan ini penuh lika-liku, berbagai emosi mungkin sudah kurasakan. Rasanya masih sama, penuh kebingungan. Tentang marah yang kemarin, kini aku sudah tidak marah, belum pula sepenuhnya ikhlas, semoga tuhan melancarkan keikhlasanku. Beberapa planning yang kusiapkan di bulan ini memang tidak terjalankan semua, namun aku masih besyukur karna sebagiannya tercapai. Entah rencana apa yang Tuhan siapkan untukku di depan. Bulan ini merah namun tidak semuanya penuh marah. Masih ada rasa bahagia dan bersyukur yang hadir terus menerus. Satu hal yang pasti, dunia akan tetap baik-baik saja selama masih ada ibu. Berulang kali aku bersyukur dan berterimakasih pada tuhan karna ada ibu. Kumohon wahai tangis jangan turun dulu, di akhir bulan ini. Rencana akhir yang ti...

Sepuluh Hari Sebelum Agustus Berakhir

Hari ini tepat tanggal 21 Agustus 2023, sepuluh hari sebelum Agustus berakhir. Rasanya masih tak percaya delapan bulan berlalu begitu saja. Kalau boleh minta waktu berhenti sebentar saja. Biarkan beberapa keinginanku terpenuhi kemudian lanjut berjalan kembali. Tapi bukan hidup namanya jika kehidupan berjalan sesuai keinginan. Ada satu rencana yang awalnya sempat aku kira gagal terjadi namun ternyata bisa kuusahakan. Pada paruh pertama Agustus rencana ini cukup terhambat. Namun di pertengahan Agustus tuhan memberikan kelancaran. Rasanya tidak percaya aku sampai di titik itu. Namun sekarang sudah masuk minggu terakhir Agustus, dan rencana itu belum berjalan hingga saat ini. Beberapa teman yang memiliki nasib sama denganku sudah mulai pasrah. Baru kali ini juga aku menangisi sesuatu, yang bahkan hal tersebut tidak bisa hilang dari kepalaku meski sedetik. Kalau bisa  minta keajaiban, aku pasti sudah meminta sejak kemarin. Ya, mau kutangisi sampai kapanpun, mau marah sampai manapun, mau...

My Treasure

  Bulan November kali ini cukup menguras tenaga, ditambah dengan cuaca yang tak menentu, dengan hujan yang cukup awet ditiap harinya. Sebagai seorang Treasure Maker (Fandom Treasure), November kali ini cukup membuat luka yang mendalam. Mei lalu dua member Treasure, Yedam dan Mashiho dikabarkan hiatus, sedangkan pada bulan Oktober Treasure comeback dengan lagu barunya Hello. Para penggemar cukup kecewa. Begitupun aku, sekitar tiga harian setelah pengumuman itu setiap malam mataku basah, bingung harus melampiaskan dimana. Bagaimana tidak ?, baru jalan tiga bulan setelah memutuskan menjadi teume harus diberi kabar seperti itu. Yedam dengan alasan belajar musik, dan Mashiho dengan alasan sakit. Saat itu begitu banyak spekulasi yang muncul, Cio sakit apa ?, ciderakah ?, mental health issue kah?, spekulasi ini muncul, karena Mashiho merupakan salah satu member yang cukup ceria dan menjadi moodbooster bagi member lainnya. Banyak moment Treasure yang akhirnya tidak ada Mashiho dan Yedam. P...

Aku Mencintaimu

Aku mencintaimu, dengan berbagai rasa yang tak sanggup ku ungkapkan Aku mencintaimu, dengan dirimu yang tak pernah lepas dari pikiranku Aku mencintaimu, dengan begitu banyak rasa malu karna tak kuasa menahan bahagia ketika berbincang denganmu Aku mencintaimu, dari letak yang begitu jauh takut, bahwa pada akhirnya kau mencintai orang lain  

Kepergian

Beberapa hal harus pergi lebih cepat Menyisakan kesedihan Menyisakan kesesakan Menyisakan kepedihan Menyisakan helaan napas yang begitu panjang Bahkan Di sisa terakhir bulan ini Kebahagiaan masih menepi, tak mau hinggap Jatuh, bersama langit Kata-kata itu telah habis Seiring jalannya waktu yang mau berhenti sejenak Beberapa hal Di pilih untuk pergi lebih dulu